Sabtu, 28 Agustus 2010

KISAH NYATA 1

..
    Kisah Nyata Gadis berumur 10 tahun bernama Bar`ah

Ini adalah kisah gadis berumur 10 tahun bernama Bar`ah. Orangtuanya
seorang dokter dan telah pindah ke Arab Saudi untuk mencari kehidupan yang lebih baik.Pada usia ini, Bar `ah menghafal seluruh Al Qur'an dengan tajweed, dia sangat cerdas dan gurunya mengatakan bahwa dia sudah maju untuk anak seusianya.Keluarganya berkomitmen untuk Islam dan ajaran-ajarannya ... . hingga suatu hari ibunya mulai merasa sakit perut yang parah dan setelah beberapa kali diperiksakan diketahuilah ibu bar’ah menderita kanker, dan kanker ini sudah dalam keadaan stadium IV/kronis. Ibu bar’ah berfikir untuk memberitahu putrinya, terutama jika ia terbangun suatu hari dan tidak menemukan ibunya di sampingnya ... dan inilah ucapan ibu bara’ah kepadanya "Bar`ah aku akan pergi ke surga, tapi ibu ingin kamu selalu membaca Al-Quran dan menghafalkannya setiap hari karena Ia akan menjadi pelindungmu kelak... "Gadis kecil itu tidak benar-benar mengerti apa yang ibunya berusaha beritahukan ,Tapi dia mulai merasakan perubahan keadaan ibunya, terutama ketika ia mulai dipindahkan ke rumah sakit untuk waktu yang lama. Gadis kecil ini menggunakan waktu sepulang sekolahnya untuk menjenguk ibunya di rumah sakit dan membaca Al-Quran untuk ibunya sampai malam, sampai ayahnya datang dan mengajaknya pulang. Suatu hari fihak rumah sakit memberitahu ayah bar’ah bahwa kondisi istrinya itu sangat buruk dan ia perlu datang secepatnya melalui telepon, sehingga ayah bar’ah menjemput Bar `ah dari sekolah dan menuju ke rumah sakit. Ketika mereka tiba di depan rumah sakit ia memintanya untuk tinggal di mobil ... sehingga ia tidak akan shock jika ibunya meninggal dunia. Ayah bar'ah keluar dari mobilnya, dengan penuh air mata di matanya, ia menyeberang jalan untuk masuk rumah sakit, tapi tiba-tiba datang sebuah mobil melaju kencang dan menabrak ayah bar’ah dan ia meninggal seketika di depan putrinya itu...tak terbayangkan ..tangis gadis kecil ini pada saat itu...! Tragedi Bar `ah belum selesai sampai di sini... berita kematian ayahnya yang disembunyikan dari ibu bar’ah yang masih diopname di rumah sakit, namun setelah lima hari semenjak kematian suaminya akhirnya ibu bar’ah meninggal dunia juga. Dan kini gadis kecil ini sendirian tanpa kedua orangtuanya , dan oleh orang tua teman-teman sekolahnya bar’ah mereka  memutuskan untuk mencarikan kerabatnya di Mesir, sehingga kerabatnya bisa merawatnya. Tak berapa lama tinggal di mesir gadis kecil Bar `ah mulai mengalami nyeri mirip dengan ibunya dan oleh keluarganya ia lalu di periksakan , dan setelah beberapa kali tes didapati bar’ah juga mengidap kanker ... tapi sungguh mencengangkan ketika ia diberitahu kalau ia menderita kanker....inilah perkataan bar’ah kala itu: "Alhamdu lillah, sekarang aku akan bertemu dengan kedua orang tua saya."Semua teman-teman dan keluarga terkejut. Gadis kecil ini sedang menghadapi musibah yang bertubi-tubi dan dia tetap sabar dan ikhlas dengan apa yang ditetapkan Allah untuknya!.....Subhanallah Orang-orang mulai mendengar tentang Bar `ah dan ceritanya, dan Saudi memutuskan untuk mengurus nya ... ia mengirimnya ke Inggris untuk pengobatan penyakit ini. Salah satu saluran TV Islam (Al Hafiz - The pelindung) mendapat kontak dengan gadis kecil ini dan memintanya untuk membaca Quran ... dan ini adalah suara yang indah yang di lantunkan oleh bar’ah ...http://www.youtube.com/watch?v=NnNS9ID9EcwLink Bar'ah recited Mereka menghubungi lagi Bar’ah sebelum ia pergi ke Coma (nama kota) dan dia berdoa untuk kedua orangtuanya dan menyanyikan Nasheed ...http://www.youtube.com/watch?v=yD5S-jtxFlsLink Bar'ah Nasheed. Hari-hari terlewati dan kanker mulai menyebar di seluruh tubuhnya, para dokter memutuskan untuk mengamputasi kakinya, dan ia telah bersabar dengan apa yang ditetapkan Allah baginya ... tapi beberapa hari setelah operasi amputasi kakinya kanker tersebut menyebar ke otaknya, lalu oleh dokter memutuskan untuk melakukan operasi otak ... dan sekarang bar’ah berada di sebuah rumah sakit di Inggris menjalani perawatan.  

Kamis, 26 Agustus 2010

TIPE ORANG DILIHAT DARI STATUS FACEBOOK


Tipe Orang Dilihat Dari Status Facebook

1.Manusia Super Update
Kapanpun dan dimanapun update status. Status nya ga panjang2 amat..tapi terlihat bikin risih, karena hal2 yang ga terlalu penting juga dia publikasikan
contoh : "Lagi makan di restoran A..", "Dalam perjalanan menuju neraka..", "Saatnya baca koran..", dsb..

2.Manusia Melankolis
Biasanya dia curhat di status. Entah karena ingin banyak diberi komentar dari teman2nya atau hanya sekedar menuangkan unek2nya ke facebook, tapi biasanya orang tipe ini menceritakan kisahnya dan terkadang menanyakan solusi yg terbaik kepada yang laen..
contoh : "Kamu sakitin aku..lebih baik aku cari yang lain..", "Cuma kamu yang terbaik buat aku..terima kasih km sudah sayang ama aku selama ini..", dsb..

3.Manusia Tukang Ngeluh
Ga pagi, ga siang, ga malem, ga dikasih ujan, ga dikasih panas, ga dikasih uang, ga dikasih makan, pokonya semuanya dia keluhkan..
contoh : "Jakarta maceeet..!! Panas pula..", "Aaaargh ujan, padahal baru nyuci mobil..sialan..!!", "Males ngapa2in..cape hati gara2 si do'i..", dsb..

4.Manusia Sombong
Mungkin beberapa dari mereka ga berniat menyombongkan diri, tapi terkadang orang yang melihatnya, yang notabene tidak bisa seberuntung dia, merasa kalo statusnya itu kelewat sombong, dan malah bikin sebel..
contoh : "Otw ke Paris..!!", "BMW ku sayang, saatnya kamu mandi..aku mandiin ya sayang..", dsb..

5.Manusia Puitis
Dari judulnya udah jelas. Status nya selalu diisi dengan kata2 mutiara, tapi ga jelas apa maksudnya. Bikin kita terharu? Bikin kita sadar atas pesan tersembunyi nya? atau cuma sekedar memancing komentar? Sampai saat ini, tipe orang seperti ini masih dipertanyakan..
contoh : "Kita masing-masing adalah malaikat bersayap satu. Dan hanya bisa terbang bila saling berpelukan", "Mencintai dan dicintai adalah seperti merasakan sinar matahari dari kedua sisi",
"Jika kau hidup sampai seratus tahun, aku ingin hidup seratus tahun kurang sehari, agar aku tidak pernah hidup tanpamu", dsb..

6.Manusia in English
Tipe manusianya bisa seperti apa saja, apakah melankolis, puitis, sombong dan sebagainya. Tapi dia berusaha lebih keren dengan mengatakannya dalam bahasa Inggwis Gicyu Low..
contoh : "Tie and Chair..", "I can tooth, you Pink sun.." dsb..
Kira2 seperti itu lah..sebenernya masih banyak lagi dalam pikiran..tapi keburu mau berangkat..kapan2 diterusin ya..hehe..
Mudah2an ga ada yang tersinggung..just 4 fun kok..
UPDATE : Masukan dari yg laen..
(Maaf CP, ga tau cara nge quote..)
(from InvisibLe_GirL)
7. alay...
updatenya gaul2... dan bahasa dewa.. ejaan yang dialaykan..
contoh.." met moulnin all.. pagiiieh yg cewrah... xixiixi" << lol~
8. obsesi...
ngarep... tp ga kesampaian.. pengen jd artis ga dapat2.. dll..
contoh : :duwh... sesi pemotretan lagi! cape...
9. Sok tau..
sotoy tenarnya..
contoh : pemerintah selalu memanjakan rakyatnya.. bla..bla...bla...
pdahal ga taw apa yang ditulis..
10. bioskop mania..
update film yang abis ditonton dan kasih comment..
contoh : ICE AGE 3..REcomended!! << ini sih gw..
(from KumaraPrima)
11. tipe pedagang:
contoh: "jual sepatu bla bla bla"
12. tipe penyuluh masyarakat:
contoh: "jangan lupa dateng ke TPS, 5 menit utk 5 tahun bla..bla"
(from Ch_Z)
13. Pengguna Facebook Tipe Kaskuser
baru online 'PERTAMAXXXX GAN!'... 5 menit lagi 'kalo berkenan cendolnya donk gannn'.... 1 jam lagi 'aduh sial gagal pertamax di trid sendiri'...... beberapa jam lagi 'YES GW UDAH ISO2000', trus nawarin 'bagi2 cendol gratiss di kaskus ngerayain ISO ' kalo online pagi 'pagi2 enaknya ngaskus gan!', 'tidur telat bangun pagi2 nyalain komputer ngaskus lagi'
Dan masukan lain yang tentunya jadi status of the year..

14.Manusia Alay..
Ada berbagai macam versi, dari tulisannya yang aneh, atau tulisannya biasa aja, hanya saja kosakata nya ga lazim..ato mungkin ada yg fusion..
Alay 1 : "DucH Gw4 5aYan9 b6t s4ma Lo..7aNgaN tin69aL!n akYu ya B3!bh..!!"
Alay 2 : "km mugh kog gag pernach ngabwarin aq lagee seech? kmuw maseeh saiangs sama aq gag seech sebenernywa?"
Alay 3 : "Ouh mY 9oD..!! kYknY4w c gW k3ReNz 48ee5h d3ch..!!"
(Khusus buat tipe ini, ga usah di baca juga gpp..saya pribadi juga mikir dulu buat nulis ini, walaupun jadinya kurang mirip sama yg aslinya..)

15.Tipe Hidden Message (1 lagi yg kepikiran ama saya gan..)
Tipe ini biasanya ga to the point, tapi tentunya punya niat biar orang yg dituju membaca nya..bagus2 kalo baca..kalo ngga? kelamaan nunggu, padahal langsung aja sms ya..
contoh : "For you my M***, I can't live without you..you are my bla bla bla..", "Heh, cewe bajingan..ngapain lo deket2in co gw?! kyk ga laku aja lo.." <<< (padahal ce tersebut ga jadi friend nya..mana bisa baca..)
UPDATE :
Request dari yang laen..

16.Tipe Misterius
Tipe yang biasanya bikin banyak orang bertanya tanya atas apa maksud dari status orang tersebut..Biasanya dalam suatu kalimat membutuhkan Subjek + Predikat + Objek + Keterangan..Tapi orang tipe ini mungkin hanya mengambil beberapa atau malah hanya 1 saja..Dan pastinya mengundang kontroversi..
contoh : "Sudahlah..", "Telah berakhir.." <<< (apanya??), "Termenung..."

PERILAKU MENYIMPANG REMAJA DAN SOLUSINYA

PERILAKU MENYIMPANG REMAJA DAN SOLUSINYA

Remaja yang masih sekolah di SLTP/ SLTA selalu mendapat banyak hambatan atau masalah yang biasanya muncul dalam bentuk perilaku. Berikut ada lima daftar masalah yang selalu dihadapi para remaja di sekolah.
  1. Perilaku Bermasalah (problem behavior). Masalah perilaku yang dialami remaja di sekolah dapat dikatakan masih dalam kategori wajar jika tidak merugikan dirinya sendiri dan orang lain. Dampak perilaku bermasalah yang dilakukan remaja akan menghambat dirinya dalam proses sosialisasinya dengan remaja lain, dengan guru, dan dengan masyarakat. Perilaku malu dalam dalam mengikuti berbagai aktvitas yang digelar sekolah misalnya, termasuk dalam kategori perilaku bermasalah yang menyebabkan seorang remaja mengalami kekurangan pengalaman. Jadi problem behaviour akan merugikan secara tidak langsung pada seorang remaja di sekolah akibat perilakunya sendiri.
  2. Perilaku menyimpang (behaviour disorder). Perilaku menyimpang pada remaja merupakan perilaku yang kacau yang menyebabkan seorang remaja kelihatan gugup (nervous) dan perilakunya tidak terkontrol (uncontrol). Memang diakui bahwa tidak semua remaja mengalami behaviour disorder. Seorang remaja mengalami hal ini jika ia tidak tenang, unhappiness dan menyebabkan hilangnya konsentrasi diri. Perilaku menyimpang pada remaja akan mengakibatkan munculnya tindakan tidak terkontrol yang mengarah pada tindakan kejahatan. Penyebab behaviour disorder lebih banyak karena persoalan psikologis yang selalu menghantui dirinya.
  3. Penyesuaian diri yang salah (behaviour maladjustment). Perilaku yang tidak sesuai yang dilakukan remaja biasanya didorong oleh keinginan mencari jalan pintas dalam menyelesaikan sesuatu tanpa mendefinisikan secara cermat akibatnya. Perilaku menyontek, bolos, dan melangar peraturan sekolah merupakan contoh penyesuaian diri yang salah pada remaja di sekolah menegah (SLTP/SLTA).
  4. Perilaku tidak dapat membedakan benar-salah (conduct disorder). Kecenderungan pada sebagian remaja adalah tidak mampu membedakan antara perilaku benar dan salah. Wujud dari conduct disorder adalah munculnya cara pikir dan perilaku yang kacau dan sering menyimpang dari aturan yang berlaku di sekolah. Penyebabnya, karena sejak kecil orangtua tidak bisa membedakan perilaku yang benar dan salah pada anak. Wajarnya, orang tua harus mampu memberikan hukuman (punisment) pada anak saat ia memunculkan perilaku yang salah dan memberikan pujian atau hadiah (reward) saat anak memunculkan perilaku yang baik atau benar. Seorang remaja di sekolah dikategorikan dalam conduct disorder apabila ia memunculkan perikau anti sosial baik secara verbal maupun secara non verbal seperti melawan aturan, tidak sopan terhadap guru, dan mempermainkan temannya . Selain itu, conduct disordser juga dikategorikan pada remaja yang berperilaku oppositional deviant disorder yaitu perilaku oposisi yang ditunjukkan remaja yang menjurus ke unsur permusuhan yang akan merugikan orang lain.
  5. Attention Deficit Hyperactivity disorder, yaitu anak yang mengalami defisiensi dalam perhatian dan tidak dapat menerima impul-impuls sehingga gerakan-gerakannya tidak dapat terkontrol dan menjadi hyperactif. Remaja di sekolah yang hyperactif biasanya mengalami kesulitan dalam memusatkan perhatian sehingga tidak dapat menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan kepadanya atau tidak dapat berhasil dalam menyelesaikan tugasnya. Jika diajak berbicara, remaja yang hyperactif tersebut tidak memperhatikan lawan bicaranya. Selain itu, anak hyperactif sangat mudah terpengaruh oleh stimulus yang datang dari luar serta mengalami kesulitan dalam bermain bersama dengan temannya.

Peranan Lembaga Pendidikan Untuk tidak segera mengadili dan menuduh remaja sebagai sumber segala masalah dalam kehidupan di masyarakat, barangkali baik kalau setiap lembaga pendidikan (keluarga, sekolah, dan masyarakat) mencoba merefleksikan peranan masing-masing.
Pertama, lembaga keluarga adalah lembaga pendidikan yang utama dan pertama.
Kehidupan kelurga yang kering, terpecah-pecah (broken home), dan tidak harmonis akan menyebebkan anak tidak kerasan tinggal di rumah. Anak tidak mersa aman dan tidak mengalami perkembangan emosional yang seimbang. Akibatnya, anak mencari bentuk ketentraman di luar keluarga, misalnya gabung dalam group gang, kelompok preman dan lain-lain. Banyak keluarga yang tak mau tahu dengan perkembangan anak-anaknya dan menyerahkan seluruh proses pendidikan anak kepada sekolah. Kiranya keliru jika ada pendapat yang mengatakan bahwa tercukupnya kebutuhan-kebutuhan materiil menjadi jaminan berlangsungnya perkembangan kepribadian yang optimal bagi para remaja.
Kedua, bagaimana pembinaan moral dalam lembaga keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Kontras tajam antara ajaran dan teladan nyata dari orang tua, guru di sekolah, dan tokoh-tokoh panutan di masyarakat akan memberikan pengaruh yang besar kepada sikap, perilaku, dan moralitas para remaja. Kurang adanya pembinaan moral yang nyata dan pudarnya keteladanan para orangtua ataupun pendidik di sekolah menjadi faktor kunci dalam proses perkembangan kepribadian remaja. Secara psikologis, kehidupan remaja adalah kehidupan mencari idola. Mereka mendambakan sosok orang yang dapat dijadikan panutan. Segi pembinaan moral menjadi terlupakan pada saat orang tua ataupun pendidik hanya memperhatikan segi intelektual. Pendidikan disekolah terkadang terjerumus pada formalitas pemenuhan kurikulum pendidikan, mengejar bahan ajaran, sehingga melupakan segi pembinaan kepribadian penanaman nilai-nilai pendidikan moral dan pembentukan sikap.
Ketiga, bagaimana kehidupan sosial ekonomi keluarga dan masyarakat apakah mendukung optimalisasi perkembangan remaja atau tidak.
Saat ini, banyak anak-anak di kota-kota besar seperti Jakarta sudah merasakan kemewahan yang berlebihan. Segala keinginannya dapat dipenuhi oleh orangtuanya. Kondisi semacam ini sering melupakan unsur-unsur yang berkaitan dengan kedewasaan anak. Pemenuhan kebutuhan materiil selalu tidak disesuaikan dengan kondisi dan usia perkembangan anak. Akibatnya, anak cenderung menjadi sok malas, sombong, dan suka meremehkan orang lain.
Keempat, bagaimana lembaga pendidikan di sekolah dalam memberikan bobot yang proposional antara perkembangan kognisi, afeksi, dan psikomotor anak.
Akhir-akhir ini banyak dirasakan beban tuntutan sekolah yang terlampau berat kepada para peserta didik. Siswa tidak hanya belajar di sekolah, tetapi juga dipaksa oleh orangtua untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dan mengikuti les tambahan di luar sekolah. Faktor kelelahan, kemampuan fisik dan kemampuan inteligensi yang terbatas pada seorang anak sering tidak diperhitungkan oleh orangtua. Akibatnya, anak-anak menjadi kecapaian dan over acting, dan mengalami pelampiasan kegembiraan yang berlebihan pada saat mereka selesai menghadapi suasana yang menegangkan dan menekan dalam kehidupan di sekolah.
Kelima, bagaimana pengaruh tayangan media massa baik media cetak maupun elektronik yang acapkali menonjolkan unsur kekerasan dan diwarnai oleh berbagai kebrutalan.
Pengaruh-pengaruh tersebut maka munculah kelompok-kelompok remaja, gang-gang yang berpakaian serem dan bertingkah laku menakutkan yang hampir pasti membuat masyarakat prihatin dan ngeri terhadap tindakan-tindakan mereka. Para remaja tidak dipersatukan oleh suatu identitas yang ideal. Mereka hanya himpunan anak-anak remaja atau pemuda-pemudi, yang malahan memperjuangkan sesuatu yang tidak berharga (hura-hura), kelompok yang hanya mengisi kekosongan emosional tanpa tujuan jelas.
Apa Jalan Keluar Kita?
Siswa-siswi SLTP/SLTA adalah siswa-siswi yang berada dalam golongan usia remaja, usia mencari identitas dan eksistensi diri dalam kehidupan di masyarakat. Dalam proses pencarian identitas itu, peran aktif dari ketiga lembaga pendidikan akan banyak membantu melancarkan pencapaian kepribadian yang dewasa bagi para remaja. Ada beberapa hal kunci yang bisa dilakukan oleh lembaga-lembaga pendidikan.
Pertama, memberikan kesempatan untuk mengadakan dialog untuk menyiapkan jalan bagi tindakan bersama.
Sikap mau berdialog antara orangtua, pendidik di sekolah, dan masyarakat dengan remaja pada umumnya adalah kesempatan yang diinginkan para remaja. Dalam hati sanubari para remaja tersimpan kebutuhan akan nasihat, pengalaman, dan kekuatan atau dorongan dari orang tua. Tetapi sering kerinduan itu menjadi macet bila melihat realitas mereka dalam keluarga, di sekolah ataupun dalam lingkungan masyarakat yang tidak memungkinkan karena antara lain begitu otoriter dan begitu bersikap monologis. Menyadari kekurangan ini, lembaga-lembaga pendidikan perlu membuka kesempatan untuk mengadakan dialog dengan para remaja, kaum muda dan anak-anak, entah dalam lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.
Kedua, menjalin pergaulan yang tulus.
Dewasa ini jumlah orang tua yang bertindak otoriter terhadap anak-anak mereka sudah jauh berkurang. Namun muncul kecenderungan yang sebaliknya, yaitu sikap memanjakan anak secara berlebihan. Banyak orang tua yang tidak berani mengatakan tidak terhadap anak-anak mereka supaya tidak dicap sebagai orangtua yang tidak mempercayai anak-anaknya, untuk tidak dianggap sebagai orangtua kolot, konservatif dan ketinggalan jaman.
Ketiga, memberikan pendampingan, perhatian dan cinta sejati.
Ada begitu banyak orangtua yang mengira bahwa mereka telah mencintai anak-anaknya. Sayang sekali bahwa egoisme mereka sendiri menghalang-halangi kemampuan mereka untuk mencintaianak secara sempurna. "Saya telah memberikan segala-galanya", itulah keluhan seorang ibu yang merasa kecewa karena anak-anaknya yang ugal-ugalan di sekolah dan di masyarakat. Anak saya anak yang tidak tahu berterima kasih, katanya.
Yang perlu dipahami bahwa setiap individu memerlukan rasa aman dan merasakan dirinya dicintai. Sejak lahir satu kebutuhan pokok yang yang pertama-tama dirasakan manusia adalah kebutuhan akan "kasih sayang" yang dalam masa perkembangan selanjutnya di usia remaja, kasih sayang, rasa aman, dan perasaan dicintai sangat dibutuhkan oleh para remaja. Dengan usaha-usaha dan perlakuan-perlakuan yang memberikan perhatian, cinta yang tulus, dan sikap mau berdialog, maka para remaja akan mendapatkan rasa aman, serta memiliki keberanian untuk terbuka dalam mengungkapkan pendapatnya.
Lewat kondisi dan suasana hidup dalam keluarga, lingkungan sekolah, ataupun lingkungan masyarakat seperti di atas itulah para remaja akan merasa terdampingi dan mengalami perkembangan kepribadian yang optimal dan tidak terkungkung dalam perasaan dan tekanan-tekanan batin yang mencekam. Dengan begitu gaya hidup yang mereka tampilkan benar-benar merupakan proses untuk menemukan identitas diri mereka sendiri yang sebenarnya.

Sumber : http://www.sekolahindonesia.com

Rabu, 25 Agustus 2010

REMAJA SUKSES PENDIRI FACEBOOK

Mark Elliot Zuckerberg atau Mark Zuckerberg adalah anak muda yang fenomenal. Namanya melejit sejak situs jejaring sosial Facebook menjadi salah satu ikon budaya anak muda saat ini. Maklum, sejak diluncurkan pada tahun 2004, situs ini mampu menggaet tujuh juta pengguna dalam waktu kurang dari dua tahun. Berkat kesuksesan itu, para analis memperkirakan harta kekayaan Zuckerberg telah mencapai USUS$ 1,5 miliar atau sekitar Rp 13,95 triliun. Dia pun jadi orang Amerika Serikat (ASAS) terkaya di bawah usia 25 tahun.
Mark Elliot Zuckerberg lahir pada 14 Mei 1984 di Dobbs Ferry, Westchester County, New York, Amerika Serikat (AS). Dia lahir di lingkungan keluarga Yahudi. Menginjak bangku sekolah menengah atas, dia menunjukkan minat sangat besar terhadap teknologi dan program komputer. Dia, kerap kali, menyibukkan diri dengan mengutak-atik peralatan elektronik atau program komputer. Pada saat itu, dia bersekolah di Exeter High School, New Hampshire. Di bangku sekolah itulah dia pertama kali berkenalan dengan Adam D’Angelo, yang di kemudian hari menjadi Chief of Technical Officer atau salah satu Direktur Facebook.
Zuckerberg dan D’Angelo sering mengerjakan berbagai proyek bersama, termasuk membuat piranti lunak pemutar musik MP3 yang mampu mendeteksi perilaku dan kebiasaan mendengarkan musik penggunanya. Penemuan itu langsung mendapat perhatian dari beberapa perusahaan teknologi. Salah satunya, Synapse, yang ingin membeli software MP3 tersebut. Namun, dua sekawan itu menolak tawaran tersebut.

Zuckerberg terus maju untuk meniti garis nasibnya. Setelah lulus, dia diterima di salah satu universitas bergengsi di AS, Harvard University. Dia merupakan salah satu anggota Class 2004. Seperti setiap mahasiswa Harvard yang punya keunggulan masing-masing, dia mulai membuat program jejaring sosial dari kamar asramanya di kampus. Sebelum membuat Facebook, Zuckerberg telah bereksperimen dengan beberapa proyek. Proyek awalnya adalah Coursematch yang memungkinkan mahasiswa di kelas yang sama bisa melihat daftar teman-teman sekelas.


Proyek berikutnya adalah facemash. com. Ini merupakan situs pemeringkatan foto-foto mahasiswa di Harvard. Para pengunjung bisa memberi stempel “keren” atau “jelek” foto seorang siswa. Namun, situs itu hanya sempat nampang selama empat jam, sebelum akses internetnya diputus oleh petugas administrasi kampus. Mereka menyeret Zuckerberg ke hadapan Badan Administrasi Universitas Harvard, dengan tuduhan mendobrak sistem keamanan komputer kampus, melanggar peraturan privasi di internet, dan melanggar hak cipta.


Namun, hal itu tidak membuat Zuckerberg kapok meneruskan proyek Facebook. Dia hanya butuh waktu dua pekan untuk menulis kode bahasa komputer situs pergaulan anak muda itu. Tak lama setelah diluncurkan pada 4 Februari 2004, sekitar dua pertiga mahasiswa Harvard telah menjadi pengguna Facebook. Sukses mempopulerkan situs itu di Harvard, Zuckerberg ingin memperluas keanggotaan Facebook ke sekolah lain. Dengan bantuan teman sekamarnya, Dustin Moskovitz dan Chris Hugh, dia berhasil mengembangkan sayap ke Universitas Stanford, Columbia, Yale, Ivy College, dan beberapa sekolah lainnya di wilayah Boston. Dalam waktu singkat, mereka meluncurkan Facebook ke 30 sekolah.

Pada musim panas 2004, Zuckerberg bersama Moskovitz dan beberapa teman lain pindah ke Palo Alto, California. Semula, mereka berencana kembali ke Harvard. Namun, mereka lupa waktu karena keenakan menggarap proyek itu. Merekapun memutuskan meninggalkan kuliah. Mereka menyewa rumah kecil untuk menjadi kantor. Di Palo Alto, Zuckerberg bertemu Peter Thiel, pendiri Paypal, yang menjadi investor pertama untuk perusahaan patungan itu. Beberapa bulan kemudian, mereka sudah bisa pindah ke kantor yang lebih besar di Universitas Avenue. Zuckerberg menyebut kantor barunya tersebut sebagai “Kampus Urban”.

Namun, pada September 2004, dia tersandung lagi. Divya Narendra, Cameron Winklevoss, dan Tyler Winklevoss, pemilik situs jejaring sosial HarvardConnection menggugat Facebook. Mereka menuding Zuckerberg telah memakai kode program yang sudah disiapkan untuk situs yang kemudian bernama Uconnect itu, secara ilegal.

Setelahlah masuk Universitas Harvard, ketertarikan Mark Elliot Zuckerberg terhadap teknologi informasi dan komputer semakin meningkat. Dia pernah membuat beberapa proyek sebelum meluncurkan situs jejaring sosial, Facebook, awal Februari 2004. Setelah itu, dia bersama beberapa temannya memutuskan hengkang dari kampus untuk memasarkan situs itu ke berbagai universitas, seperti Stanford, Columbia, Yale, dan beberapa sekolah di Boston, Amerika Serikat (AS).
Bisnisnya semakin berkembang, saat mendapatkan suntikan dana segar sebesar US$ 500.000 atau sekitar Rp 4,6 miliar dari Peter Thiel. Alhasil, di akhir 2004, pengguna Facebook telah melampaui angka satu juta.

Namun, Zuckerberg masih belum puas. Pada Mei 2005, dia menggandeng mitra baru, yaitu Accel Partners. Accel mengucurkan dana US$ 12,8 juta untuk Facebook.
Zuckerberg memakai sebagaian dana itu untuk membeli domain facebook.com, pada 23 Agustus 2005. Dia membelinya dari Aboutface Corporation senilai US$ 200.000 atau sekitar Rp 1,86 miliar. Setelah itu, dia membenahi situs Facebook agar profil halamannya lebih bersahabat.


Pada 2 September 2005, Zuckerberg membuat gebrakan baru dengan meluncurkan situs Facebook khusus untuk anak-anak sekolah menengah atas. Jejaring komunitas baru ini berkembang cepat. Hanya dalam waktu 15 hari sejak peluncurannya, sebagian besar sekolah di AS sudah menjadi anggota jejaring ini.

Sebulan kemudian, Facebook merambah universitas dan kampus-kampus kecil di AS, Kanada, Inggris, Meksiko, hingga Puerto Riko. Alhasil, pada akhir tahun 2005, jejaring sosial ini telah mencakup sekitar 2.000 kampus dan 25.000 sekolah menengahatas di AS, Kanada, Inggris, Meksiko, Puerto Riko, Australia, Selandia Baru, dan Irlandia.
Seiring membengkaknya jumlah pengguna Facebook, Zuckerberg terus menyempurnakan fitur-fitur Facebook. Pada 27 Februari 2006, dia mulai mengizinkan para mahasiswa yang menjadi pengguna situs ini untuk menambahkan siswa-siswa SMA sebagai temannya. Popularitas Facebook pun kian menjulang.


Sebulan berselang, majalah ekonomi berpengaruh, BusinessWeek, melansir kabar bahwa Zuckerberg tengah bernegosiasi dengan calon pembeli potensial Facebook. Tapi, akhirnya, dia menolak tawaran yang disebut-sebut bernilai US$ 750 juta atau sekitar Rp 6,97 triliun. Pasalnya, Zuckerberg menganggap harga itu terlalu murah. Saat itu, dia memperkirakan nilai Facebook US$ 2 miliar.

Pada April 2006, investor pertama situs ini, yaitu Peter Thiel, Greylock Partners, dan Meritech Capital Partners, menambah investasi di Facebook dengan menyetorkan dana US$ 25 juta. Facebook pun masuk ke India melalui Institut Teknologi India dan Institut Manajemen India. Dua bulan berselang, Facebook terpaksa mengeluarkan duit US$ 100.000 untuk menyelesaikan masalah hak cipta dengan quizsender.com. Masalah itu membuat dia dan beberapa rekannya terus berbenah. Pada Juli 2006, Facebook memperkenalkan layanan baru yang bisa memberikan pendapatan tambahan bagi perusahaan. Dengan menggandeng raksasa komputer, Apple Inc., mereka bekerja sama mempromosikan iTunes. Setiap pekan, iTunes bakal mengirimkan 25 contoh lagu secara gratis kepada pengguna Facebook yang menjadi anggota Apple Student Group.

Tujuan kerjasama ini untuk memperkenalkan iTunes kepada pelajar. Pengguna Facebook menyambut
layanan yang muncul setiap menjelang musim gugur tersebut dengan antusias. Tak pelak, pada pertengahan 2006, situs ini sudah merambah Eropa dan Timur Tengah

Dengan berbagai inovasi dan fitu-fitur baru, situs jejaring sosial Facebook berkembang pesat dalam waktu relatif singkat. Tak hanya di Amerika Serikat (AS), pada akhir tahun 2005, situs ini sudah menjangkau daratan Eropa, Kanada, dan Australia. Penggunanya tidak hanya mahasiswa di berbagai universitas bergengsi di AS. Facebook juga menjadi “mainan” mengasyikkan buat siswa di sekolah menengah atas.

Di pertengahan 2006, Mark Elliot Zuckerberg mengembangkan situs ini dengan menggandeng raksasa komputer dunia, Apple Inc. Berkat kerjasama ini, Facebook menyediakan berbagai layanan baru. Pada pertengahan Agustus 2006, situs ini menambahkan universitas-universitas di Jerman, dan sejumlah sekolah menengah atas di Israel ke dalam jejaringnya.

Pengembangan situs ini makin cepat setelah peluncuran Facebook Notes. Fitur baru ini merupakan fitur blogging yang memungkinkan pengguna memberikan penanda alias tagging, memasukkan gambar, dan fitur-fitur lainnya. Selain itu, pengguna bisa mengimpor blog dari situs Xanga, LiveJournal, Blogger, dan situs blogging lainnya. Berkat fitur baru tersebut, pembaca bisa memberikan komentar terhadap tulisan yang dimuat pengguna Facebook.
Menginjak bulan September 2006, Zuckerberg membuka layanan Facebook bagi semua pengguna internet. Namun, langkah ini justru menuai protes dari para pengguna dan pelanggan setianya. Alhasil, dua minggu berselang Facebook terpaksa membenahi layanan baru itu dengan membuka pendaftaran bagi pengguna internet yang mempunyai alamat surat atau e-mail yang jelas.

Pada bulan itu pula, manajemen Facebook terlibat pembicaraan serius dengan Yahoo!. Maklum, raksasa jaringan internet itu tertarik dan ingin mengakuisisi situs jejaring sosial “made in Harvard” itu. Saking ngebetnya, Yahoo! mengajukan tawaran akuisisi senilai US$ 1 miliar. Namun, belakangan rencana itu batal terealisasi karena kinerja keuangan Yahoo! di penghujung 2006 anjlok.
Toh, Facebook tetap merupakan sebuah permata yang menarik diburu. Tawaran akuisisi silih berganti datang dan pergi. Apalagi saat salah satu investor pertama situs ini, Peter Thiel, memprediksi pendapatan situs ini pada 2015 nanti bisa mencapai US$ 1 miliar. Nah, pada saat itu, nilai perusahaan pun bakal ikut meroket menjadi sekitar US$ 8 miliar. Hal ini semakin membuat Zuckerberg bersemangat membesarkan Facebook.

Seiring semakin mengguritanya jejaring situs ini, dia bersama teman-teman bisnisnya berencana menawarkan pemasangan iklan baris gratis di Facebook. Fitur yang diberi nama Facebook Marketplace ini diluncurkan pada 14 Mei 2007. Layanan baru ini pun langsung menjadi pesaing perusahaan-perusahaan online lain. Ambil contoh Craigslist yang sudah lebih dulu menempatkan iklan baris di situsnya. Bisnis Zuckerberg pun kian mengalir lancar. Bahkan, Apple rela memperpanjang kerja sama dengan Facebook untuk memajang contoh musik iTunes. Ternyata, meski baru seumur jagung, Facebook tak hanya menjadi target akuisisi. Situs itu juga mampu membeli perusahaan lain, yakni Parakey Inc., dari Blake Ross dan Joe Hewitt, pada Juli 2007. Parakey adalah produsen aplikasi komputer yang mempermudah transfer data berupa tulisan, gambar, dan video ke sebuah situs di internet.
Tak berhenti sampai di situ saja, sebulan berselang, Zuckerberg menggaet Gideon Yu, mantan Direktur Keuangan You Tube, untuk menjadi Direktur Keuangan Facebook.
Pertumbuhan Facebook yang spektakuler itu membuat pendiri Microsoft Inc., Bill Gates, terpesona dan jatuh hati. Buktinya, pada Oktober 2007, raksasa bisnis komputer itu membeli 1,6% saham Facebook seharga US$ 240 juta. Pasalnya, Zuckerberg tidak berniat menjual semua saham Facebook sekaligus. Alasannya sederhana dan sungguh mulia, dia ingin Facebook tetap independen.

Setelah mengundang Microsoft Inc. masuk dengan membeli 1,6% saham Facebook, Mark Elliot Zuckerberg semakin giat mengembangkan usahanya. Pada 7 November 2007, situs ini meluncurkan layanan terbaru berupa pemasangan iklan dengan sistem yang disebut Facebook Beacon. Sistem ini memungkinkan para penggunanya berbagi informasi mengenai aktivitas yang mereka pilih dengan teman sesama pengguna Facebook. Fitur ini juga dikenal sebagai Facebook Social Ads atau iklan sosial Facebook. Tentu saja, untuk melindungi privasi pengguna, Facebook menjamin tidak ada informasi personal milik pengguna yang teridentifikasi oleh para pengiklan di situs tersebut. Artinya, pengguna Facebook hanya bisa melihat dan berbagi informasi dalam iklan sosial yang dibuat oleh teman-temannya sendiri.
Inovasi ini membuat triliuner Hongkong, Li Ka-shing, tertarik untuk menanamkan duit senilai US$ 60 juta di Facebook pada 30 November 2007. Layanan iklan di situs ini terus berkembang. Apalagi, sistem Facebook Beacon juga memungkinkan para pengguna berbagi informasi dari situs-situs lain untuk didistribusikan kepada teman sesama pengguna. Ada sekitar 44 situs yang menggunakan Facebook Beacon. Bahkan situs layanan belanja online terbesar, eBay tertarik menggunakannya. Alhasil, para penjual yang menggunakan eBay bisa memasukkan daftar barang-barang yang mereka tawarkan ke dalam Facebook News Feed.
Sayang, satu bulan berselang, fitur baru ini menuai protes dari para pengguna Facebook. Mereka merasa sistem itu sudah melanggar privasi. Zuckerber pun turun tangan dan minta maaf atas kejadian tersebut. Dia mengakui sistem ini menimbulkan masalah ketika seseorang lupa menolak untuk berbagi, Beacon akan terus bekerja dan otomatis membagi informasi tersebut kepada teman-teman si pengguna. Kini, dia sudah menyempurnakan sistem itu sehingga Beacon bisa dinonaktifkan.
Berbagai inovasi dan respon cepat itu membuat pengguna Facebook terus bertambah. Ada sekitar 60 juta pengguna aktif pada akhir tahun lalu. Jumlah pegawainya sendiri telah mencapai 400 orang. Namun, Facebook adalah perusahaan unik. Asal tahu saja, para eksekutif dan petingginya masih berusia muda, antara 24 tahun-37 tahun.
Dalam sebuah wawancara untuk program bincang-bincang 60 minutes di stasiun televisi CBS, Zuckerberg menunjukkan kantornya kepada sang pembawa acara, Leslie Stahl. Tidak terlihat aktivitas para pekerja seperti di kantor-kantor pada umumnya. Markas besar Facebook lebih mirip asrama mahasiswa. Para pegawai, yang setiap hari mendapat jatah makan gratis, bekerja sambil melakukan kegiatan favoritnya. Ada yang bermain gitar, bersepeda, main pesawat kontrol, atau bergoyang ditemani musik racikan seorang disc jockey (DJ). Mereka juga tak perlu berpakaian rapi. Celana pendek dan sandal jepit adalah kostum favorit mereka di kantor. Zuckerberg mengaku ogah suasana kantor yang terlalu formal.
Meski sudah mampu menghimpun harta kekayaan hingga US$ 3 miliar atau sekitar Rp 27,9 triliun, dia bukanlah tipe orang yang mudah membelanjakan duit untuk barang-barang bermerek. Zuckerberg tetap tampil apa adanya, seperti pemuda kebanyakan yang menggemari pakaian santai. Dia juga masih tinggal di apartemen tipe studio dengan perabotan seadanya: selembar kasur yang diletakkan begitu saja di atas lantai dan dua buah kursi.
Stahl, dalam wawancara 60 minutes, menyebut Facebook sebagai ‘The New Google’. Artinya, Zuckerberg dan pendiri Facebook lainnya bisa disetarakan dengan pendiri Google Inc., yaitu Larry Page dan Sergei Brin. Maklum, situs ini tak butuh waktu lama untuk menjadi salah satu ikon dunia internet. Bahkan, para analis memperkirakan nilai perusahaan Facebook sudah melonjak jadi US$ 15 miliar. Toh, Zuckerberg belum tertarik menjual sahamnya di lantai bursa.
Saat ini mereka sudah memiliki 400 juta "penduduk", lebih banyak dari penduduk Indonesia, tersebar dari Asia hingga Afrika. Posisi mereka di Internet masih nomer 2 setelah google, namun itu nampaknya nggak akan bertahan lama. Di 4 negara Asean: Indonesia, Malaysia, Singapore dan Philipina sudah sudah menduduki nomer 1. Suatu sinyal mereka akan segera menggeser Google yang telah memegang tampuk dominasi Internet setelah menggeser Yahoo. Kita lihat saja.

Selasa, 24 Agustus 2010

REMAJA DAN CINTA



Fitrah Yang Menjadi Fitnah
Remaja dan cinta - dua perkara yang bagaikan sudah sehati. rasa cinta bertandang di dalam jiwa tanpa diundang. Keinginan itu tidak usah dipelajari dan dicari. Lelaki inginkan cinta wanita dan begitulah sebaliknya. Walaupun kadangkala ia coba dilawan, namun rasa "ajaib" itu datang juga. Apalagi kalau cinta itu disuburkan, maka makin marak dan menggilalah jadinya. Bila cinta mencengkeram diri, makan pun tak kenyang, tidur pun  tak nyenyak dibuatnya. Sedemikian indah dan damainya syurga, namun Nabi Adam a.s. merasa kesunyian dan inginkan teman. Lalu Allah ciptakan Siti Hawa dari tulang rusuknya. Dan kita anak cucu pewaris rasa cinta itu akan sentiasa merasa  gelisah dan resah selagi tidak bersama dengan yang dicintainya.

Rasa Cinta Tak Salah

Hati remaja selalu berkata, apakah salah kami bercinta? Ya, rasa cinta memang tak salah. Ia adalah fitrah yang Allah kurniakan kepada setiap manusia. Ingin cinta dan dicintai. Jiwa manusia memerlukan cinta seperti jasadnya memerlukan makanan. Oleh kerana cinta adalah fitrah, maka tentulah tidak salah merasakan cinta.. Namun Allah tidak mnganugerahkan  rasa cinta secara polos begitu saja. Dia juga menciptakan peraturan cinta demi menjaga kemurniannya. Peraturan inilah yang kerap dilanggar. Rasa cinta tidak salah tetapi kesalahan selalu terjadi sewaktu menjalin hubungan cinta. Di sinilah remaja selalu terjebak. Cinta terlarang adalah cinta yang menafikan peraturan Allah. Ketika itu fitrah telah menjadi fitnah. Bila cinta tidak disalurkan mengikuti peraturan Allah, maka akan berlakulah kekalutan dan kemusnahan.
Mengapakah perlu ada peraturan cinta? Jawabnya, kerana Allah mencintai manusia. Allah inginkan keselamatan dan kesejahteraan buat manusia melaksanakan keinginan fitrahnya yaitu rasa cinta. Keinginan tanpa peraturan akan menyebabkan banyak kemusnahan. Begitulah hubungan cinta yang terlarang, akan membawa banyak implikasi negatif dalam kehidupan. Pengalaman sudah banyak  mengajarkan kepada  kita jangan sekali-kali bermain cinta, nanti terbakar. Sudah banyak tragedi yang berlaku akibat hubungan cinta yang mengesampingkan peraturan Allah. Cinta yang terlarang adalah cinta yang sudah dicemari oleh kehendak nafsu dan kepentingan diri. Keindahan cinta yang sudah tercemar ini tidak akan tahan lama. Sudah dapat yang dibutuhkan, sudah terlaksana apa yang dikejar, cinta akan terkulai dan terhempas. Hubungan cinta jangan dicemari oleh tindakan yang  menyalahi syariat. Lebih banyak pelanggaran peraturan Allah, lebih tinggilah risiko kemusnahan yang akan didapati. Jangan kita tertipu dengan pesona cinta yang dihiasi pelbagai janji dan sumpah setia. Jangan kita mabuk dengan rindu dan asyik yang membuai dan melenakan. Seteguk kita minum dari cinta terlarang, racunnya akan meresap membunuh akal, jiwa dan perasaan kita. Ketika itulah cinta dikatakan buta. Maka butalah mata hati dan mata kepala,hingga seseorang akan menjadi hamba kepada siapa yang dicintainya, Ketika itu hati tidak nampak yang lain kecuali apa yang dicintai. Lupalah diri pada Pencipta cinta karena terlalu asyik dengan cinta yang dikurniakan-Nya Bagaimanakah perasaan kita, jika seseorang begitu terlena dengan hadiah hingga terlupa bersalaman dan berterima kasih dengan pemberian kita?

Peraturan Cinta dari Allah kerap dipinggirkan dalam hubungan cinta yang terlarang. Hukum-Nya dilanggar bukan dengan rasa bersalah tetapi dengan rasa manis dan wajar. Tangan kekasih dipegang walaupun jelas Allah mengharamkan sentuhan antara lelaki dan wanita yang bukan muhrim. Mojok berdua-duaan di tempat sunyi walaupun sudah diperingatkan Nabi bahwa dalam keadaaan begitu syaitan adalah pihak ketiga. Lebih dari itupun banyak lagi yang dilanggar. Semuanya seolah-olah halal dan wajar hanya karena cinta. Racun-racun berbisa yang memusnahkan cinta telah dianggap sebagai obat. Akhirnya pohon cinta terlarang pun berbuah. Buah yang pahit, masam dan memabukkan. Buah yang muncul adalah kehamilan di luar nikah. sehingga banyak bayi dibuang  hasil buah dari cinta terlarang. Ketika itu indahkah cinta?
Peraturan cinta bagai tanda-tanda dan lampu isyarat di jalan raya. kendaraan diciptakan dengan kemampuan untuk bergerak, tetapi pergerakkannya perlu diatur dan dikontrol oleh pengemudinya. Jika tidak diatur dan dikontrol, maka dengan kemampuan  itu, akan terjadilah perlanggaran dan kecelakaan. Begitulah cinta, ia adalah kemampuan tetapi kemampuan  itu perlu  peraturan dan kontrol. Apakah peraturan-peraturan dalam hubungan cinta? Hendaklah cinta kita berdasarkan kepada cinta Allah. Artinya, cinta yang kita berikan kepadanya semata-mata karena mengharapkan keridhaan Allah. Allah memberi kita fitrah itu, lalu kita niatkan dengan fitrah itu untuk mendekatkan  diri kepada-Nya. Cintailah siapapun, tetapi pastikan cinta itu dapat memudahkan kita mencintai Allah. Sehubungan dgn itu, cinta antara lelaki dan perempuan mestilah diniatkan untuk Allah.  Bagaimana caranya?
Iringilah dengan niat untuk menikah karena menikah itu lebih memudahkan seorang lelaki dan perempuan menyempurnakan agamanya. Oleh karena itu, janganlah bercinta sekadar utk bersenang-senang. Lebih buruk lagi jgnlah ada niat-niat yg jahat dalam bercinta dengan didorong oleh hasutan nafsu atau bujukan syaitan. Jika tidak ada niat utk menikah, cinta sudah pasti bukan karena Allah. Hakikatnya cinta itu adalah cinta terlarang yg akan membawa kemusnahan.
Hendaklah dipastikan semasa menjalin hubungan cinta tidak ada hukum Allah yg dilanggar. diantaranya, tidak ada pergaulan bebas, tidak memperlihatkan aurat, tidak mengabaikan  perkara yamg sangat mendasar seperti meninggalkan shalat, puasa dan lain-lain. Hubungan cinta jgn sampai terjerumus dalam perkara yg melalaikan dan merugikan. Maka, remaja tidak seharusnya mengeluh , "Apa artinya Cinta  jika tidak ngedate, ngobrol via  telepon, kirim surat cinta, sentuhan tangan, kerlingan dan senyuman?
Yakinlah, tidak ada keindahan dengan melanggar peraturan Allah. Bercinta yg begitu dominan dalam kehidupan remaja adalah disebabkan racun-racun cinta yg disangka obat. Justeru banyak cinta yg gagal sampai ke jenjang pernikahan dan lebih banyak putus di tengah jalan sebelum sampai ke jenjang  pernikahan. Allah Maha Mengetahui dan Maha Menyayangi. Segala peraturan-Nya dibuat dgn rasa cinta terhadap hamba-hamba-Nya. Dan cinta yang di dasari untuk mencari keridhaan Allah  pasti akan sampai ke jenjang pernikahan untuk bercinta lagi dengan seribu keindahannya. Bahkan jika diizinkan oleh takdir-Nya, cinta itu akan terus berlanjut sampai ke alam akhirat, suami yang soleh dan isteri yang solehah akan bercinta lagi di syurga. Ketika itulah fitrah akan menjadi anugerah.
Jaga Iman, Hiasi Amal
*************************************************
walau siapa pun kita.....
walau sehebat apapun kita......
walau berjaya setinggi langit pun... tetapi tanpa doa dan restu  ibu,
yang melahirkan kita...
maka TIADALAH KEBERKAHAN HIDUP...........Jazakumullahu atas atensinya.......

Senin, 23 Agustus 2010

PEMBINAAN KUALITAS REMAJA DI BULAN PUASA

PEMBINAAN KUALITAS REMAJA DI BULAN PUASA
1. Remaja: Periode Kekuatan dan Kelabilan

Ibnu Katsir, tatkala menafsirkan ayat: "Allah menciptakan kamu dari
kelemahan, kemudian menjadikan kuat setelah masa lemah, lalu
menjadikan lemah kembali dan beruban, Dia menciptakan sehendak-Nya,
Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa " (Ar-Ruum: 54), menjelaskan bahwa
yang dimaksud masa kuat dalam ayat itu adalah periode remaja
(Adolescence) dan dewasa (Adulthood).

Dari sisi fisiologis dan psikologis, penulis memperkirakan "masa kuat"
itu berada pada fase remaja akhir (remaja paripurna, usia 14-21 tahun
atau 15-22 tahun) dan masa dewasa (21-30 tahun). Perkiraan penulis ini
didasarkan pada realitas remaja salaf yang pada masanya mampu
menunjukkan kualitas kemampuannya dalam berbagai bidang. Sebagai
misal, Usamah bin Zaid di usianya yang baru 17 tahun diberi amanah
sebagai panglima perang dalam peristiwa Tabuk melawan Romawi.

Muadz bin Jabal saat diambil sumpah sebagai hakim agung, usianya masih
18 tahun. Meski diusianya yang masih belasan tahun, Salim Maula Abu
Hudzaifah diakui Umar sebagai seorang kandidat pemimpin handal,
sehingga Khalifah Umar bin Khattab mengatakan: "Kalau Salim masih
hidup, maka dialah yang layak menjadi penggantiku". Begitu pula dengan
Abu Ubaidah, diusianya yang masih relatif muda dikenal sebagai ahli
manajemen dan ahli strategi perang besar yang pernah terjadi dalam
sejarah keemasan Islam periode awal.

Jauh sebelumnya, sejarah juga membuktikan bahwa perjuangan Islam tidak
luput dari peran kaum muda. Para Nabi, sebut saja Nabi Daud As, Nabi
Yusuf As, Nabi Ibrahim As, Nabi Ismail As, Nabi Isa As dan Nabi
Muhammad sendiri adalah dari kalangan muda. Selain itu, Al-Qur'an
mengabadikan kisah Ashabul Kahfi (penghuni gua), kisah Ashabul Ukhdud,
dan kisah Hawariyyun (pengikut Nabi Isa As).

Semuanya adalah orang-orang muda yang telah menunjukkan kekuatannya
seperti yang dituturkan Allah dalam surah Ruum ayat 54 di atas.
Kekuatan yang menurut Sayyid Quthb bukan saja ditunjukkan dari dimensi
fisologis, tetapi psikologis (Fi Zhilal al-Qur'an 5/2776), yang dalam
terminologi psikologi dirumuskan usia mental (mental age) mereka jauh
lebih dewasa dari usia kalender (calendar age) mereka.

Zakiah Drajat (Kesehatan Mental, 1988/104) mengqiaskan, bahwa masa
remaja merupakan jembatan penghubung yang membentang antara masa
bergantung pada orangtua (masa anak-anak) dan masa mandiri,
bertanggungjawab, memiliki prinsip, dan berfikir matang (masa dewasa).
"Jembatan" itu ditempuh kurang lebih selama 7 tahun. Perbedaan waktu
yang cukup panjang itu tidaklah dilalui dengan stabil, tetapi
mengalami pancaroba (pubertas).

Masa remaja merupakan ujung dari masa anak-anak. Kemampuan remaja
melalui "jembatan pancaroba" itu ditentukan oleh rangkaian pendidikan
di masa anak-anak. Bagaimana jadinya di masa dewasa, sangat ditentukan
dari kemampuan ia menempuh masa 7 tahun pancaroba itu.

Oleh karena itulah, Islam memerintahkan para orangtua menyelenggarakan
pendidikan anak sejak dini sebagai pembentukkan fondasi karakter
kepribadian Islami yang kokoh. Sehingga, saat ia menempuh masa
pancaroba, anak tetap pada jati diri keislamannya.

Pertumbuhan fisik, intelektual, dan emosi pada masa remaja berlangsung
sangat cepat. Remaja tumbuh menjadi sosok yang kuat, wawasan
keilmuannya bertambah luas dan dalam, sehingga tumbuh pula sebagi
sosok yang kritis. Sementara, dimensi emosinya masih belum stabil,
dimana keinginannya lebih menggebu ketimbang pertimbangan rasionya.
Sehingga, ia berkembang pula menjadi sosok "pemberontak" terhadap
realitas.

Maka, tidak dimungkinkan lagi para orangtua menganggap ia sebagai
anak-anak yang masih berusia 8 atau 10 tahun. Atau sebaliknya, dengan
melihat tubuh fisiknya yang besar, para orang tua memperlakukannya
sebagai orang dewasa yang semuanya mampu dilakukan secara mandiri
dengan kemampuan berfikir matang dan pengalaman banyak dengan emosi
yang stabil.

Keliru dalam mendidik remaja, akan dapat berakibat fatal dalam
perkembangan mental, intelektual, dan spiritualnya. Sebagaimana hal
tersebut terjadi pada para ABG bangsa ini: konsumeris, materialistis,
hedonis, dan mengalami penyimpangan perilaku seperti madat, narkoba,
penyimpangan seksual, tawuran, dan penyimpangan psikis serta sosial
lainnya.

2. Remaja : Antara Generasi Penerus dan Generasi Terakhir

Masa remaja bisa berujung pada masa kedewasaan yang berkarakter
al-'abdu ash-shalih al-mushlih (hamba yang shalih secara individu dan
manjadi penggerak perubahan positif dalam masyarakatnya) atau pemuda
yang "salah lagi lemah". "Salah" aqidah dan ibadahnya, "lemah" fisik,
mental, dan kemampuannya.

Jangan sampai generasi muslim bangsa ini seperti generasi terakhir
ummat sebelum dimusnahkan dengan berbagai bencana. Allah swt. berfirman,

"Telah pulang yang taat dan digantikan oleh generasi baru, yang hanya
menyia-nyiakan shalatnya, serta menurutkan kehendak syahwatnya,
memperluas masyarakat perzinaan. Mereka akan menemui bermacam-macam
bahaya dan bencana" (Maryam : 59).

Hakikat Islam adalah perbaikan dan penyempurnaan akhlak. Indentitas
ummat Islam adalah akhlaknya. Abul A'la Al-Maududi mengatakan,
musnahnya sebuah masyarakat atau bangsa bila telah lenyap indentitas
kebangsaannya atau hancur melebur kedalam indentitas bangsa yang lain.

Allah swt. menegaskan bahwa musnahnya bangsa-bangsa yang pernah mentas
di panggung sejarah, pangkal musababnya adalah rusaknya akhlak sebagi
akibat "mendustakan agama", bukan oleh sebab ekonomi atau lemah
angkatan bersenjatanya, seperti ditegaskan Allah swt.,

"Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah
(Al-Qur'an dan Terjemah Departeman Agama, memberi catatan kaki : "yang
dimaksud sunnah-sunnah Allah disini ialah hukuman-hukuman Allah yang
berupa malapetaka, bencana, yang ditimpakan kepada orang-orang yang
mendustakan rasul"). Karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan
perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan
(rasul-rasul)" (Ali Imron: 137). Ahli hikmah mengatakan, "Umat-umat
ini akan berdiri tegak dengan akhlak mulia, jika tidak ada akhlak
(tidak bermoral) maka umat itu akan punah".

3. Puasa: Teknik Pengembangan Kualitas Remaja

Puasa sesungguhnya merupakan salah satu teknik pengembangan pribadi
muslim, baik dari sisi fisik maupun psikis. Terutama dari sisi
kecerdasan emosi (EQ) dan kecerdasan spiritual (SQ). Bagi remaja yang
lazimnya berkarakter intelektuaitasnya tengah mengalami perkembangan
pesat, kritis, tetapi dari sisi emosi labil dan dalam proses pencarian
diri, maka puasa merupakan teknik penyeimbang dari gejolak jiwa
remajanya itu.

Puasa akan meredam sisi negatif kecenderungannya dan mengoptimalkan
potensi serta kemampuan positifnya. Puasa mengembangkan sikap ihsan
dan sabar yang sesuai dengan pilar-pilar SQ dan EQ. Bahkan ihsan dan
sabar merupakan pintu masuk pada pengembangan SQ dan EQ.

SQ ditandai dengan kemampuan merasakan kehadiran Tuhan yang pada
gilirannya berimplikasi pada ketenangan jiwa. Kehadiran Allah swt.
hanya akan dapat dirasakan bila hati bersih dari aneka kotoran dan
penyakit. Puasa adalah teknik penyucian jiwa dari kotoran dan penyakit
hati. Penyakit hati, seperti keangkuhan, dengki, berambisi pada posisi
tertentu dan riya merupakan sumber keresahan jiwa (stress).

Penyakit-penyakit hati itu akan tumbuh subur pada masa remaja yang
mengalami fluktuasi gejolak jiwa akibat rasionya mempertanyakan
kembali konsep agama dan Tuhan, ambisinya yang melampui pertimbangan
akal sehatnya, dan kebutuhan pada pengakuan sosial yang acapkali
menampakkan dirinya pada tataran aksesoris ketimbang esensi
kemampuannya mengelola hidup secara mandiri. Melalui puasa, remaja
dilatih ikhlash dan rendah hati, yang tercermin dari ucapan dan
perilakunya lebih berorientasi pada obyektifitas ajaran Allah swt.

EQ ditandai dengan kemampuan mengelola emosi. Sedangkan sabar adalah
kata lain dari kemampuan mengendalikan emosi. Dalam sikap sabar
terkandung 4C, yaitu:

Pertama: Commitment, yaitu niat atau tekad yang menghunjam dalam kalbu
untuk mencapai cita. Komitmen ini pula yang menentukan maju atau
mundurnya usaha seseorang. Dengan komitmen yang tinggi remaja tidak
akan pernah putus asa. Komitmen ini diperlukan remaja yang seringkali
melakukan sesuatu tanpa orientasi yang jelas.

Kedua: Consistence, yaitu satu padunya isi hati dan fikiran dengan
ucapan dan tindakan. Kecenderungan remaja cepat merubah arah tujuan
hidupnya karena labilnya emosi yang kemudian mempengaruhi
keputusannya, hanya akan berakhir pada kehampaan dan penyesalan.
Dengan shibghoh puasa, remaja dilatih memiliki sikap sabar yang salah
satunya berdimensi konsisten dengan tujuan esensial dan tidak pernah
menggeser arah untuk tujuan yang temporer.

Ketiga: Consequence, yaitu siap dan sabar menanggung risiko. Remaja
sangat membutuhkan pengakuan bukan sekedar eksistensinya, tetapi juga
kemampuannya dalam memilih dan melakukan sesuatu dengan
bertanggungjawab. Ibadah puasa akan memperkokoh dorongan alamiahnya,
berani, dan sabar menanggung risiko. Ia terlatih tidak akan berhenti
di tengah jalan oleh karena ia gagal, melainkan segera bangkit
meneruskan perjalanan yang belum usai.

Keempat: Continues, yaitu sikap sabar melalui proses tahap demi tahap
secara berkelanjutan. Sabar dalam ikhtiar merupakan penawar dari sikap
remaja yang segera ingin mendapatkan hasil secara instant.

4. Kriteria Pengembangan Program

Rancangan program pembinaan remaja di bulan puasa harus
mempertimbangkan aspek syariah, perkembangan karakter, dan kebutuhan
pada tiap fase dan permasalahan remaja. Ketiganya merupakan fundamen
mendasar dan krusial dalam membahas apa dan bagaimana membina remaja
di bulan puasa.

Karena pertama, setiap fase mengindentifikasikan perkembangan fisik
dan mental yang berbeda-beda, sehingga implikasi tujuan, materi, dan
model pembinaan remaja itu berbeda-beda pula, sesuai dengan tahap
perkembangan. Kedua, permasalahan remaja secara umum perlu diketahui
akar-akar pemicunya, sehingga program pembinaan itu mencakup pula
alternatif solusi dari permasalahan kenakalan remaja itu.

Tanpa menimbang faktor syari'ah, psikologis, dan realitas tantangan
itu, maka program pembinaan remaja di bulan Ramadhan ini akan kurang
diminati oleh remaja itu sendiri, tidak memiliki relevansi yang
signifikan terhadap realitas kebutuhan remaja, dan kurang menimbulkan
efek positif bagi perkembangan potensi dan kemampuannya.

5. Program Pembinaan Remaja di Bulan Puasa

Secara umum, rancangan program pembinaan remaja di bulan Ramadahan,
dapat disusun sebagai berikut:

ASPEK PERKEMBANGAN PROGRAM PEMBINAAN KEAGAMAAN

.. Kritis terhadap konsep dan praktik keagamaan yang tidak sejalan. ..
Perkembangan wawasan Keilmuan yang berimplikasi pada pertarungan
pemikiran keagamaan dan isme-isme .. Pengalaman ruhaniyah menghendaki
penyegaran makna lebih dari sekedar rutinitas ritual atau kewajiban

1. Penyegaran paham keagamaan sesuai dengan perkembangan wawasan
keilmuannya dan penerapan ekspresi aqidah, disiplin ibadah dan akhlak.
Bentuk Program: pesantren kilat, diskusi buku, tadabur Al-Qur'an,
perbandingan agama/isme, menghidupkan/pembudayaan sunnah Rasulullah di
bulan Ramadhan (zikir, shalat sunnah, improvisasi amal shalih, qiyamul
lail, I'tikaf dsb)

KEBUTUHAN Hubungan sosial yang lebih bermakna, mencapai peran sosial,
pengembangan fisik secara optimal, kebebasan memilih dan
bertanggungjawab, pengembangan potensi dan kemampuan, serta bimbingan
pemikiran dan nilai yang demokratis.

2. Pengembangan potensi dan Kemampuan: mental, IQ, jasmani, sosial.
Bentuk Program: pelatihan pengembangan potensi dan kemampuan seperti
jadi da'i muda, keterampilan, kepemimpinan, akademik, profesi.
Pemberian kepercayaan dan tanggungjawab melalui pelibatan dalam
kepanitiaan ifthar jamai, ZIS, I'tikaf dan kepengurusan masjid,
pembentukan organisasi remaja mandiri, klub belajar, tadabur alam,
kreatifitas seni dan lomba, usaha kecil dsb.

3. Dialog kaum tua dan remaja. Bentuk: diskusi atau seminar dialogis
dengan disiplin adab berbeda pendapat/ukhuwah, mentoring, jumpa tokoh.
Melibatkan dalam rapat-rapat urusan kemasyarakatan.

KEPRIBADIAN .. faktor internal (persepsi, sikap, motivasi) .. faktor
eksternal (keluarga, sekolah, masyarakat)

4. Pengembangan kepribadian produktif. Bentuk pelatihan manajemen diri
(EQ dan SQ), adab mua'malah, social project team work.

PERMASALAHAN Membolos, putus sekolah, berbohong, tindakan kekerasan,
narkoba, cabul, membuat gank, tawuran, mencuri, serta melawan orang
tua dan guru

5. Bimbingan konsep diri, pemecahan masalah, manajemen waktu, karier
dan seks, ruqyah dalam Islam dengan tinjauan pskologi dan manajemen.

JASMANI Pertumbuhan fisik yang sangat cepat tetapi di lain sisi
berakibat terjadinya disharmonisasi antar pertumbuhan fisik,
pertumbuhan alat kelamin, mengalami gangguan kesehatan

6. Aktif dalam atau mengorganisir klub olah raga, disiplin dalam
kesadaran pengaturan gizi dan makanan, pakaian yang menutup aurat,
gaya hidup muslim, organisasi aktivitas dan teman bermain dan lain,
pemeriksaan kesehatan, berbekam.

Dengan program pembinaan yang menempatkan remaja sebagai subyek
pembinaan melalui pembelajaran dialogis dan pemberian kepercayaan,
keleluasaan ekspresi, kreatifitas, dan pada pemberian beban
tanggungjawab dalam bingkai kurikulum pembinaan remaja terpadu. Insya
Allah program ini akan diminati oleh remaja itu sendiri dan akan
mengembangkan potensi serta kemampuan remaja sebagai generasi muslim
yang berkualitas, dapat terlaksana secara optimal, di samping meredam
gejolak jiwa negatif remaja. Wallahu A'lamu Bish-Showab.


Sumber:
30 Tadabbur Ramadhan, MENJADI HAMBA ROBBANI, Meraih Keberkahan Bulan Suci

Penulis:
Dr. Achmad Satori Ismail, Dr. M. Idris Abdul Shomad, MA
Samson Rahman, Tajuddin, MA, H. Harjani Hefni, MA
A. Kusyairi Suhail, MA, Drs. Ahlul Irfan, MM, Dr. Jamal Muhammad, Sp.THT